Selamat Hari Lebaran
Mohon maafkan segala kesalahan

Andai rembulan bisa kuhentikan
dia akan kuhentikan
hingga tak akan datang hari lebaran
sampai kata maaf kau berikan
Tapi rembulan tak bisa kuhentikan
karenanya hanya tersisa harapan
kebaikan hatimu untuk memaafkan

Kata-kata marah
membuat hati gundah
Kata-kata indah
membuat hati merekah
Kata-kata kaumaafkan segala salah
membuat hari lebaran cerah

Berenang di samudera biru
sungguh menyenangkan
Namun berenang di samudera maafmu
jauh lebih menakjubkan

Simpatimu sungguh mengagumkan
Sopan santunmu indah menawan
Tutur katamu hangat menentramkan
Maaf yang kauberikan
membuat hari lebaran mengesankan

Sebutir kelapa
Segelas gula
Sesendok vanila
Kumasak jadi geplak
Kuhadiahkan di hari fitri
untuk sarapan pagi.
Sambil kuharap kau sudi
memberiku pengertian
dan pengorbanan
dengan melupakan
semua kesalahan masa silam

Pengertian
Pengorbanan
Mendengarkan
Memaafkan
Hanya itu yang bisa kutawarkan
di hari lebaran

Puasa melatih menahan keinginan
Tarawih melatih tabah lawan kelelahan
Tadarus melatih sabar lawan kemalasan
Ramadhan adalah hari pelatihan
Lebaran adalah saat kemenangan
Selamat merayakan hari Lebaran
Mohon maafkan segala kesalahan

Andai waktu mau berhenti sejenak
Kita bisa lebih lama nikmati ramadhan
Tapi waktu tak mau kompromi
Telah datang hari Idul Fitri
Doaku untuk keberhasilan kita melatih diri
Semoga puasa membuat hidup kita lebih berarti

Duhai cinta yang meraja
di bulan puasa
Setelah hari raya tiba
janganlah kau pergi
dan membuatku merana
karena jauh dari Sang Pencipta

Lapar tak terasa
lelah tak membuat putus asa
kantuk tak membuat terlena
Karena nikmat mencintai-Nya
meraja di bulan puasa
Semoga tak pergi setelah hari raya

Allah yang maha penyayang
turunkan hujan ampunan
di bulan ramadhan.
Dirimu yang penuh kemaafan
kumohon keikhlasan
merelakan segala kesalahan
yang pernah kulakukan

Aku tahu pasti
kau berat hati
melupakan pedihnya
sayatan kekhilafanku
yang membuat hatimu
berdarah-darah luka.
Namun aku tidak putus asa
dengan penuh kerendahan hati
mengemis kebaikanmu
mengharap kerelaanmu
membuka gerbang hati
di hari raya fitri

Indahnya lebaran karena kau bersedia mendengarkan
Cerianya lebaran karena kata-kata indah yang kau ucapkan
Hangatnya lebaran karena pengertian yang kau tawarkan
Lengkapnya lebaran hanya setelah maafmu kau berikan

Allah menunjukkan jalan kebenaran
dengan menurunkan Al Quran
Menusia meraih kebahagiaan
dengan meniti jalan kebenaran
Hari lebaran akan penuh kebahagiaan
bila kau maafkan segala kesalahan

Ulurkan tanganmu
terima rasa sesalku
atas semua kesalahanku
yang kulakukan padamu

Harya Penangsang
ksatria gagah dari Jipang,
Kudanya Gagak Rimang
berlari kencang bagi terbang
Kesalahanku bergantang-gantang
mohon dibiarkan hilang dari pandangan
Noda dosaku yang bagai bayangan
mohon dihapuskan dengan cahaya terang

Perut melilit lapar
Kerongkongan kering
Mata berat bekas tadarus
Namun tangan tetap gagah
menyandang senapan
Tubuh tetap tabah berlari kencang
melawan serbuan tank penjajah
yang menjarah rayah tanah.
Rayakan Idul Fitri
dengan niat suci
bebaskan Masjid Kota Suci
dari cengkraman penjajah keji

Disini aku berdiri
penuh kesadaran diri
atas banyaknya duri-duri
kutancapkan melukai hati
Demi hubungan baik kita
kumohon di hari lebaran
sudilah kau hapuskan
semua dosa dan kesalahan
yang pernah kulakukan

Disini, terlalu mendongak berharap terwujud berbuka berjama’ah,
dimana ada kesempatan melakukan pun bagaikan mendapat durian jatuh.
Seperti punguk merindukan bulan,
tatkala mendamba menaikkan kualitas hubungan dengan Yang Diatas,
manis lantunan pujian menyebut nama Mu,
kenyataan dengan sesama seperti mencari jarum dalam tumpukkan jerami.
Target tilawah penuh, jauh…
Kilat menyambar di tengah terik matahari untuk menuju khatam,
per ayat saja laksana kucing mengincar tikus.
Itikaf setali tiga uang, kembaran angan-angan
dalam detik melahirkan menit yang tumbuh menjadi waktu
diri masih berpeluh dengan najis dan laknat.
Ramadhan datang dan kembali
wanginya hanya mampir di hidung, gempitanya hanya singgah di telinga, tapi
tidak terbukti dalam sikap.
Diri tidak sempurna mencair, meleleh pun bagaikan bunga tidak berputik.
Terpaku dalam kubangan dosa dan salah
jerit jiwa raga sebatas memberontak.
Bangsa, penguasa, atau isi jiwa yang salah?
Tersebut panggung yang aku alami bersama ribuan hati dan jiwa yang serupa
beruntung penduduk bumi khatulistiwa, tinggal niat dan pelaksanaan.
Lapangkan jalan, luaskan kesempatan

Dulu orang beranggapan bahwa orang memiliki IQ di atas rata-rata bisa dipandang sebagai indikator utama kesuksesan seseorang. Namun kenyataan sekarang, IQ tinggi tidak bisa dijadikan sebagai jaminan seratus persen dalam menentukan kesuksesan seseorang. Orang yang memiliki IQ biasa saja seringkali mampu mencapai kesuksesan yang luar biasa.[1] Hal ini biasanya bagi seseorang yang memiliki IQ yang biasa, tergolong lebih luwes dalam bergaul, penolong sesama, setia kawan, bertanggung jawab dan ramah tamah. Sebaliknya yang ber-IQ tinggi cenderung kurang pandai bergaul, tidak berperasaan dan egois. Inilah kecerdasan emosional atau EQ. Dengan kata lain, EQ adalah serangkaian kecakapan untuk melapangkan jalan di dunia yang penuh liku-liku permasalahan sosial. Berdasarkan hasil penelitian, IQ hanya berperan dalam kehidupan manusia dengan besaran maksimum 20 persen, bahkan nenurut Stevan J. Stein, Ph.D, dan Howard E. Book, M.D. yang dikutip oleh Ary Ginanjar Agustian berpendapat IQ berperan hanya 6 persen saja.[2]

Oleh karenanya, kita perlu mensinergikan potensi kecerdasan itu ke dalam satu formula yang oleh Ary Ginajar Agustian dinamakan dengan “ESQ Model”, yaitu formula yang menyatukan unsur IQ, EQ dan SQ dalam satu kesatuan sistem yang terintegrasi. Formula ini mengikuti pola manusia tawaf mengelilingi ka’bah di Mekah. Salah satu ciri dari formula ini adalah pusat orbitnya memiliki daya tarik yang besar dan mampu mengerakkan benda di sekitarnya untuk berputar serta berevolosi secara simbang. Apabila gerakan benda-benda itu di luar pusat orbit atau pada posisi keluar dari garis edar, maka niscaya keseimbangan akan terganggu.
Lebih lanjut menurut Ary Ginajar Agustian, begitu pula dalam ESQ Model, pusat orbit harus memiliki daya tarik sendiri. Pusat orbit itu adalah SQ yang diletakkan sebagai pusat gerakan dimensi spiritual. Sedangkan EQ yang melingkari SQ, menunjukkan bahwa EQ digunakan dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual. Pada lingkaran EQ ini terletak dimensi emosional. Selanjutnya pada deminsi fisik, yaitu lingkaran terluar terdapat IQ yang bergerak mengelilingi pusat orbit yaitu SQ, hal ini melukiskan bahwa setiap langkah fisik seperti aktivitas sehari-hari, seperti bekerja, beribadah dan berpolitik dan sebagainya harus tetap mengorbit kepada nilai-nilai spiritual.
Lintasan EQ dan IQ yang mengorbit pada SQ memiliki sebuah kekuatan tersendiri yang tidak bisa diubah-ubah, seperti halnya garis edar planet-planet yang mengelilingi pusat galaksi. Demikian pula apabila pusat orbit itu kita ganti, maka hancur pulalah tatanan jiwa dan tatanan sosial kita. Sudah banyak contoh yang menunjukkan manakala manusia mengganti pusat edarnya dengan kepentingan materi, golongan, jabatan atau diri sendiri, maka hancurlah diri kita atau bangsa kita seperti yang kita alami dan rasakan sekarang ini.[3]
Dengan demikian jelaslah bahwa antara IQ, EQ dan SQ mempunyai hubungan kerja yang sangat erat satu dengan yang lain, saling bekerja sama dan saling mendukung. Meskipun masing-masing mempunyai wilayah dan kekuatan tersendiri dan bisa berfungsi secara terpisah.


[1] Patricia Patton, Op cit, h. 7.
[2] Ary Ginanjar Agustian (ESQ Power), Op cit, h. 61.
[3] Ibid, h. 65-66.

Jika ada orang yang datang kepada kita dengan wajah tersenyum, mata berbinar, langkah tegap meyakinkan, kemudian menyalami kita dengan mantap.. apakah masa depan orang ini cerah atau akan suram??? “Maka perasaan atau persepsi kita terhadap orang tersebut adalah masa depannya akan cerahh..”.

Nah, sedangkan jika ada orang yang datang kepada kita dengan muka cemberut, mata sayu, wajah menunduk, rambut acak-acakan, duduk dengan  membanting pantat,dan menendanh tong sampah yang ada dihadapannya, kira-kira masa depan orang tersebut cerah atau suram..? “maka yang ada dibenak kita adalah bahwa masa depan orang tersebut kemungkinan besar akan surramm..”.
Kita adalah pribadi yang hidup hanya 3 (masa): masa lalu, masa kini dan masa depan, dari ketiga masa tersebut yang palingg penting adalah masa kini. Karena masa lalu tak pernah bisa kembali sedangkan masa depan belum tentu akan dihadapi, walaupun masa lalu bisa dijadikan pelajaran dan masa depan bisa dijadikan harapan. Masa kini begitu penting karena bisa memperbaiki masa lalu  sekaligus bisa menentukan nasib di masa depan.
Yakinlah bahwa apa yang akan terjadi dan berlaku pada kita dimasa yang akan datang itu terlihat pada masa kini, maka dari itu kita tidak perlu kita datang atau menjadi paranormal atau buranormal untuk menebak kesuksesan seseorang pada masa yang akan datang, cukup lihat saja sikap dan perilakunya pada masa kini.
Jadi, jika ingin MERUBAH NASIB, mari mulailah dengan MERUBAH SIKAP,, mulailah untuk selalu tersenyum penuh ketulusan, berjalan dengan tegap dan meyakinkan, biasakanlah menatap dengan mata berbinar, tersenyum menawan dan berjabat tangan dengan mantap. Maka yakinlah nasib kita akan berubah.. :)

“Siapakah yang paling ajaib imannya?” tanya Rasulullah.

“Malaikat,” jawab sahabat.

“Bagaimana para malaikat tidak beriman kepada Allah sedangkan mereka senantiasa dekat dengan Allah?” jelas Rasulullah.

Para sahabat terdiam sejenak. Kemudian mereka berkata lagi, “Para nabi.”

“Bagaimana para nabi tidak beriman, sedangkan wahyu diturunkan kepada mereka?”

“Mungkin kami,” ujar seorang sahabat.

“Bagaimana kalian tidak beriman sedangkan aku berada ditengah-tengah kalian,” tukas Rasulullah menyanggah hujah jawaban sahabatnya itu.

“Kalau begitu, hanya Allah dan Rasul-Nya saja yang lebih mengetahui,” jawab seorang sahabat lagi, mengakui kelemahan mereka.

“Kalian ingin tahu siapa mereka?
Mereka ialah umatku yang hidup selepasku. Mereka membaca Al Quran dan beriman dengan semua isinya. Berbahagialah orang yang dapat berjumpa dan beriman denganku. Dan tujuh kali lebih berbahagia orang yang beriman denganku tetapi tidak pernah berjumpa denganku,” jelas Rasulullah.

“Aku sungguh rindu hendak bertemu dengan mereka,” ucap Rasulullah lagi.

JIKA ENGKAU BERJILBAB

Jika engkau berjilbab dan ada orang yang mempermasalahkan akhlakmu, jelaskan pada mereka bahwa antara akhlak dan jilbab itu dua hal yang berbeda.

Berjilbab adalah murni perintah Allah yang wajib dilaksanakan oleh wanita muslim yang telah baligh tanpa memandang akhlaknya baik atau buruk.

Sedangkan akhlak adalah budi pekerti yang tergantung pada pribadi masing-masing.

Dan jika seorang wanita berjilbab melakukan dosa/pelanggaran itu bukan masalah jilbabnya namun akhlaknya…

>>> Cara Makan Rasulullah SAW

Rupanya tanpa kita sadari, dalam makanan yang kita makan sehari-hari, kita tak boleh sembarangan.

Hal inilah penyebab terjadinya berbagai penyakit antara lain penyakit kencing manis, lumpuh, sakit jantung, keracunan makanan dan lain-lain penyakit. Apabila anda telah mengetahui ilmu ini, tolonglah ajarkan kepada yang lainnya.

Ini pun adalah diet Rasullulah SAW kita juga. Ustadz Abdullah Mahmood mengungkapkan, Rasullulah tak pernah sakit perut sepanjang hayatnya karena pandai menjaga makanannya sehari-hari. Insya Allah kalau anda ikut diet Rasullullah ini, Anda takkan menderita sakit perut ataupun keracunan makanan.

Jangan makan SUSU bersama DAGING
Jangan makan DAGING bersama IKAN
Jangan makan IKAN bersama SUSU
Jangan makan AYAM bersama SUSU
Jangan makan IKAN bersama TELUR
Jangan makan IKAN bersama DAUN SALAD
Jangan makan SUSU bersama CUKA
Jangan makan BUAH bersama SUSU (Contoh : KOKTEL)

CARA MAKAN :

* Jangan makan buah setelah makan nasi, sebaliknya makanlah buah terlebih dahulu, baru makan nasi.

* Tidur 1 jam setelah makan tengah hari.

* Jangan sesekali tinggal makan malam. Barang siapa yg tinggal makan malam dia akan dimakan usia dan kolesterol dalam badan akan berganda.

Nampak memang sulit.. tapi, kalau tak percaya… cobalah….. Pengaruhnya tidak dalam jangka pendek…. Akan berpengaruh bila kita sudah tua nanti.

* Dalam Al-Quran juga melarang kita makan makanan darat bercampur dengan makanan laut.
Nabi pernah mencegah kita makan ikan bersama susu. karena akan cepat mendapat penyakit. Ini terbukti oleh ilmuwan yang menemukan bahwa dalam daging ayam mengandung ion+ sedangkan dalam ikan mengandung ion-, jika dalam makanan kita ayam bercampur dengan ikan maka akanterjadi reaksi biokimia yang akan dapat merusak usus kita.

* Al-Quran Juga mengajarkan kita menjaga kesehatan spt membuat amalan antara lain:

1. Mandi Pagi sebelum subuh, sekurang kurangnya sejam sebelum matahari terbit. Air sejuk yang meresap kedalam badan dapat mengurangi penimbunan lemak. Kita boleh saksikan orang yang mandi pagi kebanyakan badan tak gemuk.

2. Rasulullah mengamalkan minum segelas air sejuk (bukan air es) setiap pagi. Mujarabnya Insya Allah jauh dari penyakit (susah mendapat sakit).

3. Waktu sembahyang subuh disunatkan kita bertafakur (yaitu sujud sekurang kurangnya semenit setelah membaca doa). Kita akan terhindar dari sakit kepala atau migrain. Ini terbukti oleh para ilmuwan yang membuat kajian kenapa dalam sehari perlu kita sujud. Ahli-ahli sains telah menemui beberapa milimeter ruang udara dalam saluran darah di kepala yg tidak dipenuhi darah. Dengan bersujud maka darah akan mengalir keruang tersebut.

4. Nabi juga mengajar kita makan dengan tangan dan bila habis hendaklah menjilat jari.

5. Begitu juga ahli saintis telah menemukan bahwa enzyme banyak terkandung di celah jari jari, yaitu 10 kali ganda terdapat dalam air liur. (enzyme sejenis alat percerna makanan).
Sabda nabi, Ilmu itu milik Allah, barang siapa menyebarkan ilmu demi kebaikan insya Allah Allah akan menggandakan 10 kali kepadanya

Bantu FP ini berkembang hanya dg meng-klik ‘bagikan’/ ‘share’
ALLAH SWT akan membalas sekecil apapun amal baik kalian.

” Siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji dzarah sekalipun, niscaya ia akan melihat balasannya ” (QS 99 : 7)

Baca tausiyah-tausiyah inspiratif lainnya hanya di :

Ayat-Ayat Cinta

Dimohon dengan ikhlas membagikan/share
Agar bermanfaat bagi saudara mukmin yg lain

Ini adalah pengalaman saya ketika menghadapi ulangan,, ketika itu ketika ulangan semester ganjil.. pada  waktu ulangan berlansung ada teman saya membawa buku dan menyembunyikannya dibawah meja, ditengah-tengah jam pelajaran dia membuka buku tersebut yang lucunya dia tidak sadar kalau dibelakang ada guru pengawas.  Pelajaran yang dapat di ambil bagi para yang suka membuka contekan adalah “ kalau mau membuka contekan lihat-lihat dulu kondisi disekeliling apakah sudah aman atau belum..?”. tapi pelajaran yang paling penting adalah berusahalah menjadi orang yang jujur dalam ulangan atau ujian..

Cerita ini mudah-mudahan bisa menginspirasi kita semua… Aminnnnn…

Pada suatu hari ada seorang yang berhutang sebut saja hutangnya lima juta rupiah misalnya. Pada suatu ketika ada seseornga yang mau memberi  uang  tapi dengan syarat. Orang itu berkata “ aku akan memeberi engkau uang sebesar lima juta rupiah untuk memebayar hutang mu itu tapi dengan satu syarat kau harus datang menunggu disuatu tempat “jam dua” tapi jika anda terlambat maka saya tidak jadi memberi uang tersebut.

Saya mau bertanya kepada teman-teman kalau kita anda yang menjadi orang yang berhutang tersebut kira-kira  apa yang akan  anda lakukan…? jawabannya kira-kira anda akan  datang sebelum jam dua bukan…?

Tapi bagaimana sikap kita dengan Allah..? sang Maha Pemberi Rezeki, Allah menjanjikan begitu banyak kenikmatan yang akan diberikan kepada kita. Tapi, kebanyakan kita malah mengindahkannya. Contohnya saja, masih banyak diantara kita yang begitu mendengar adzan atau panggilan Allah kita malah seperti  tidak mendengarnya. Ada yang melambat-lambatkan bahkan ada yang melalaikannya. Tidak inginkah kita nikmat yang begitu besar dari Allah sang Maha Pamberi  Rezeki.

Pelajaran yang dapat kita ambil dari orang yang berhutang tadi adalah hendaknya sikap kita seperti orang yang berhutang tadi ketika kita mendengar panggilan Allah.

banayak oranag sakit jiwaKamis, 29/07/2010 10:45 WIB Ahli ITB: Pemerintah Lemas Atasi Kemacetan Lemas dan kehilangan energi. Kesan itu terlihat pada pemerintah yang tengah disibukkan pada pembenahan masalah kemacetan Ibukota. Masalah klasik yang sudah sejak lama menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Berita Terkait * Macet di Jakarta Seharusnya Dipikirkan Sejak 30 Tahun Lalu * Kendaraan Simbol Kesuksesan Pemicu Macet Makin Semrawut